Dalam upaya memperkuat implementasi Trias UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan membina lingkungan pendidikan yang sehat, MIN 1 Sidoarjo menerima kunjungan tim ahli dari Puskesmas setempat pada Rabu, 6 Mei 2026. Kunjungan ini difokuskan pada Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) serta peninjauan kelayakan kantin madrasah.
Rangkaian kegiatan ini dipimpin oleh tiga petugas kesehatan, yakni dr. Daniel, Ibu Margaretha, dan Ibu Riska, yang masing-masing melakukan pemantauan mendalam di berbagai lini fasilitas madrasah. Di area kelas, dr. Daniel memberikan penyuluhan langsung kepada para siswa mengenai kewaspadaan terhadap penyakit campak yang saat ini tengah marak. Selain edukasi penyakit, dr. Daniel juga mempraktikkan tata cara mencuci tangan yang benar serta menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang sebagai fondasi daya tahan tubuh anak.
Kantin madrasah tidak luput dari pemeriksaan. Ibu Margaretha yang memberikan apresiasi tinggi atas transformasi signifikan pada kantin MIN 1 Sidoarjo. Beliau menyebut kantin ini layak menjadi role model karena hanya menyediakan makanan sehat bebas bahan pengawet dan produk instan.

Hal yang paling menonjol adalah komitmen madrasah dalam pengurangan limbah plastik. Setiap siswa diwajibkan membawa tempat makan yang telah disediakan pihak madrasah dan tumbler sendiri untuk setiap transaksi di kantin, sebuah langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Ibu Riska melakukan pengecekan teknis terhadap kualitas sanitasi ruang, meliputi tingkat pencahayaan dan kelembaban udara. Beberapa titik krusial yang diperiksa antara lain: Ruang UKS, perpustakaan, laboratorium computer, dan juga ruang kelas. Melalui kegiatan ini, MIN 1 Sidoarjo terus membuktikan komitmen tidak hanya pada keunggulan akademik, tetapi juga pada terciptanya ekosistem belajar yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan bagi seluruh warga madrasah. (lw)
