Gempita hari pertama sekolah ini diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang khidmat. Seluruh siswa, guru, dan staf membaur dalam barisan, siap memulai perjalanan akademik yang baru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan karakter dan lingkungan madrasah. Langkah ini dirancang agar para murid baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan budaya madrasah yang Islami, ramah anak, dan disiplin.
Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian sepanjang acara. Berbeda dari MOS atau masa orientasi konvensional, para murid baru MIN 1 Sidoarjo tampil menggemaskan dengan memakai berbagai topi kreasi yang unik dan penuh warna. Mulai dari topi berbentuk hewan, replika bangunan, hingga bentuk bunga yang ramah lingkungan dibuat secara kreatif bersama orang tua di rumah. Kehadiran topi-topi unik ini tak pelak menambah semarak dan tawa di hari pertama mereka menuntut ilmu.

Kemeriahan mencapai puncaknya saat memasuki sesi akhir acara. Setiap murid baru dibagikan seutas tali yang mengikat balon warna-warni. Secara serentak, balon-balon tersebut diterbangkan ke udara, menghiasi langit Sidoarjo yang cerah. Penerbangan balon ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah simbol pelepasan ragam cita-cita para siswa yang tinggi dan berwarna, agar kelak mampu terbang bebas menggapai langit kesuksesan.
Dalam amanatnya, Kepala MIN 1 Sidoarjo, Sri Utami, M.Pd., memberikan pesan yang menyentuh hati sekaligus membakar semangat para siswa. beliau menekankan pentingnya pondasi akhlak dalam mengejar mimpi. “Dengan penanaman karakter yang baik sejak dini, insya Allah cita-cita setinggi langit yang diimpikan oleh anak-anak kita dapat tercapai dengan berkah. Pintar saja tidak cukup, namun karakter mulialah yang akan membawa mereka bertahan dan bersinar di masa depan,” tegas Sri Utami. Dengan dimulainya MATAMUDA tahun ajaran 2026/2027 ini, MIN 1 Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kokoh. (zd)

