Pagi itu terasa berbeda, semangat membara kader adiwiyata setelah melaksanakan ujian tetap membara pada Hari Jumat (5/6). Bukan sekadar rutinitas akhir pekan biasa, suasana di sekitar area madrasah dan jalanan umum tampak lebih ceria dengan kehadiran siswa-siswi MIN 1 Sidoarjo berseragam rapi lengkap dengan rompi kebanggaannya yang membawa pesan penting. Mereka adalah para kader Adiwiyata dari MIN 1 Sidoarjo, yang turun ke jalan dengan satu misi mulia: merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat.
Dengan semangat yang membara di bawah teriknya sinar matahari, para siswa ini tidak hanya membawa poster-poster berwarna cerah dengan ilustrasi yang menarik perhatian mata, tetapi juga dilengkapi dengan alat pengeras suara (toa). Sepanjang perjalanan, suara mereka terdengar lantang namun santun, menyerukan ajakan kepada setiap warga yang melintas untuk mulai mencintai dan merawat lingkungan. Pesan yang mereka bawa bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pengingat bahwa kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari langkah terkecil.
Langkah nyata mereka pun langsung diwujudkan melalui aksi kampanye pengurangan sampah plastik. Para siswa menunjukkan kepada masyarakat bahwa perubahan gaya hidup bisa dimulai dari diri sendiri, yakni dengan selalu membawa tumbler (botol minum) dan kotak makan dari rumah. Aksi ini menjadi simbol perlawanan terhadap penggunaan plastik sekali pakai yang selama ini menjadi musuh utama bagi ekosistem kita, sekaligus mengedukasi warga bahwa perilaku hidup hemat sampah sangatlah mudah untuk dilakukan. Melalui rangkaian kegiatan ini, MIN 1 Sidoarjo berhasil membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menjadi pahlawan bagi lingkungan. Aksi mereka hari ini adalah benih perubahan yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga Sidoarjo untuk terus menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih hijau dan asri. (zd)

